Metode Cooperative Script

 




Cooperative Script adalah metode belajar dimana peserta didik bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. Dalam metode pembelajaran ini, kelompok dipilih berdasarkan heterogenitas peserta didik dengan acuan nilai dari masing-masing peserta didik. Kemudian dalam kelompok tersebut ditentukan siapa yang menjadi pembicara dan siapa yang menjadi pendengar.

Pembelajaran model Cooperative Script berpijak pada paham kontruktivisme. Masalah dipecahkan secara bersama-sama kemudian disimpulkan bersama, peran guru hanya sebagai fasilitator yang mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan belajar. Interaksi belajar yang terjadi benar-benar interaksi dominan peserta didik dengan peserta didik. Aktivitas peserta didik selama pembelajaran Cooperative Script benar-benar memberdayakan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan pengetahuan dan keterampilannya, jadi benar-benar sangat sesuai dengan pendekatan konstrukvis yang dikembangkan saat ini.

A.   Langkah-Langkah

Adapun langkah-langkah metode Cooperative Script adalah sebagai berikut:

1.      Guru membagi peserta didik untuk berpasangan.

2.      Guru membagikan wacana/materi tiap peserta didik untuk dibaca dan membuat ringkasan.

3.   Guru dan peserta didik menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan   siapa yang berperan sebagai pendengar.

4.   Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide   pokok dalam ringkasannya. Sementara itu, pendengar menyimak/mengoreksi/menunjukkan   ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat /menghapal ide-ide pokok   dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.

5.    Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.

6.      Kesimpulan guru.

7.      Penutup.


B.     Kelebihan Metode Cooperative Script

Kelebihan metode Cooperative Script diantaranya yaitu:

1.      Peserta didik dilatih pendengaran, ketelitian, atau kecermatannya.

2.      Setiap peserta didik mendapat peran.

3.      Peserta didik dilatih untuk mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.

C    Kekurangan Metode Cooperative Script

Kekurangan metode Cooperative Script diantaranya yaitu:

1.      Metode ini hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu

2.   Metode ini hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

 

 



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer