Metode Example Non Example

 


Metode Pembelajaran Example Non Example adalah suatu metode yang mengajarkan siswa untuk menganalisis dan mendefinisikan sebuah konsep dari gambar yang disajikan dengan menggunakan dua hal yang terdiri dari example dan non example dan meminta siswa mengklasifikasikan keduanya sesuai dengan konsep yang ada. 

Example menggambarkan sesuatu yang menjadi contoh dari materi yang dibahas, sedangkan non Example memberikan gambaran sesuatu yang bukan menjadi contoh dari materi yang dibahas. dengan mengfokuskan perhatian siswa pada konsep Example dan Non Example diharapkan siswa dapat memahami materi lebih mendalam sehingga siswa dapat berpikir kritis dengan jalan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terdapat dalam contoh-contoh yang disajiakan.

Metode ini dapat digunakan pada siswa kelas tinggi, namun juga bisa digunakan pada siswa kelas rendah. adapun kompetensi yang dikembangkan dengan metode picture non picture anatara lain ketrampilan berbahasa baik ketrampilan menulis maupun ketrampilan berbicara, analisis ringan dan keterampilan dalam berkomunikasi dalam berkomunikasi. adapun gambar yang ditampilkan untuk Example Non Example dapat berupa gambar poster ataupun gambar LCD.Slavin (2009) menyarankan bahwa jika guru akan menyajikan contoh dari suatu konsep maka ada tiga hal yang seharusnya diperhatikan, yaitu:

1.      Urutkan contoh dari yang gampang ke yang sulit.

2.      Pilih contoh-contoh yang berbeda satu sama lain.

3.      Bandingkan serta bedakan contoh dan bukan contoh.

 

Berikut langkah-langkah Example Non Example:

1.      Guru menjelaskan tujuan pelajaran.

2.      Guru menempelkan gambar-gambar yang telah dipersiapkan atau menampilkannya melalui layar LCD.

3.      Dengan petunjuk guru, siswa memperhatikan gambar dari guru dan menganalisis gambar yang ditulis.

4.      Siswa melakukan diskusi kelompok dengan siswa lain dan menyatat hasil diskusi dalam laporan yang ditulis.

5.      Setiap Kelompok menyampaikan hasil diskusi.

6.      Guru menjelaskan kembali mengenai konsep-konsep materi

7.      Membuat kesimpulan

A.    Kelebihan

1.      Meningkatkan cara berpikir kritis dan analitis.

2.      Siswa dapat belajar materi dengan runtut, diawali dari definisi, diperluas dengan memahami konsep yang lebih mendalam.

3.      Adanya keterlibatan siswa dalam membangun konsep.

4.      Siswa mengetahui aplikasi dari contoh-contoh konsep yang dipelajari.

Kelemahan

1.      Tidak semua materi cocok menggunakan metode ini.

2.      Tidak semua materi dapat divisualisasikan dalam bentuk gambar.

3.      Membutuhkan banyak waktu.

4.      Dibutuhkan konsentrasi tinggi dari siswa untuk menganalisis gambar menjadi konsep yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer